Wonosalam | Pimpinan Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Carangwulung menyelenggarakan kegiatan Pengajian Rutin pada Ahad Legi, 11 Oktober 2026. Acara keagamaan yang penuh keberkahan ini bertempat di Mushola Al Hikmah, Dusun Banyon, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Carangwulung bersama sekdes jajaran perangkat desa, seluruh jajaran pengurus Ranting Muslimat NU,Ansor,Fatayat,Banser Desa Carangwulung yang dipimpin oleh Ibu Mujiasih selaku Ketua dan Ibu Ninuk Amisri selaku Sekretaris, serta ratusan jamaah Muslimat NU dan warga setempat yang memadati lokasi pengajian.
Mempererat Tali Silaturahim dan Sinergi Masyarakat
Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, lantunan sholawat Nabi, serta pembacaan tahlil dan istighosah bersama. Kehadiran Kepala Desa Carangwulung dan sekdes dalam pengajian ini menegaskan komitmen pemerintah desa untuk senantiasa mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Dalam sambutannya, pihak pemerintah desa mengapresiasi konsistensi pengurus dan jamaah Muslimat NU Carangwulung yang terus menggalakkan pengajian rutin sebagai sarana mempererat silaturahim, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta membina mental spiritual warga.
Mauidhoh Khasanah oleh Ustadz Salim Masyhudi Spd.i : Pentingnya Menjaga Sholat 5 Waktu
Puncak acara diisi dengan mauidhoh khasanah dan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Salim. Dalam tausiyahnya, Ustadz Salim menekankan secara khusus mengenai pentingnya menjaga sholat lima waktu sebagai tiang agama dan fondasi utama kehidupan seorang muslim.
Ustadz Salim menyampaikan beberapa poin inti dalam ceramahnya:
Sholat sebagai Benteng Diri: Sholat lima waktu yang dilaksanakan secara khusyuk dan tepat waktu berfungsi sebagai perisai yang mencegah seseorang dari perbuatan keji dan munkar dalam kehidupan sehari-hari.
Kunci Keberkahan Hidup: Kedisiplinan dalam menjalankan ibadah sholat akan membawa keberkahan, ketenangan jiwa, serta kemudahan dalam menghadapi rintangan hidup, baik dalam keluarga maupun bermasyarakat.
Peran Ibu dan Muslimat dalam Keluarga: Ustadz Salim mengingatkan para jamaah Muslimat NU agar menjadi teladan di rumah tangga masing-masing dengan aktif mengajak serta mendidik anak-anak dan keluarga untuk senantiasa mendirikan sholat tepat waktu.
Suasana Penuh Kehangatan dan Kebersamaan
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh rasa kebersamaan. Terlihat keakraban antarjamaah yang saling bersilaturahim seusai acara sambil menikmati hidangan kebersamaan yang disajikan.
Kegiatan pengajian rutin ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Mudin ( pak santriyo ) memohon keselamatan, keberkahan, serta kedamaian bagi seluruh warga Desa Carangwulung dan kaum muslimin secara umum.