BARENG | Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bareng secara resmi membentuk kepengurusan Pimpinan Komisariat Pondok Pesantren (PKPP) IPNU IPPNU di Pondok Pesantren Bakti Bapak Emak (BBE), Dusun Banjarsari, Desa Bareng. Kegiatan bersejarah ini dilaksanakan pada Minggu (18/10/2026) malam, selepas salat Isya, dengan dihadiri oleh jajaran pengurus PAC, pengasuh pesantren, serta puluhan santri yang antusias mengikuti jalannya acara. Pembentukan komisariat baru ini menjadi langkah strategis organisasi dalam memperluas jangkauan kaderisasi di basis pesantren, sekaligus memperkuat fondasi keilmuan dan keorganisasian para santri. Dalam forum musyawarah tersebut, secara mufakat menetapkan Rekan Adi sebagai Ketua PK IPNU dan Rekanita Gea sebagai Ketua PK IPPNU Ponpes BBE untuk masa khidmat yang akan datang.
Proses pembentukan kepengurusan berlangsung secara khidmat, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan melalui mekanisme musyawarah yang menjadi ciri khas keorganisasian Nahdlatul Ulama. Para santri Pondok Pesantren Bakti Bapak Emak menyambut hangat kehadiran struktur organisasi kepemudaan ini sebagai wadah baru untuk mengembangkan potensi diri, bakat, serta kepemimpinan di luar aktivitas keagamaan rutin pesantren. Kehadiran pengurus PAC IPNU IPPNU Bareng di lokasi acara juga memberikan dorongan motivasi serta pengarahan teknis mengenai tata kelola organisasi yang ideal. Melalui proses rekrutmen dan pemufakatan tersebut, kepemimpinan Rekan Adi dan Rekanita Gea diharapkan mampu membawa angin segar serta dinamika positif bagi pergerakan pelajar NU di tingkat komisariat pesantren.

Dalam keterangannya usai terpilih, Rekan Adi menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk membawa Pimpinan Komisariat Ponpes BBE menjadi wadah yang inklusif, responsif, serta produktif bagi seluruh santri. Ia menegaskan bahwa fokus utama kepengurusannya adalah menyelaraskan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dengan kedisiplinan berorganisasi. Senada dengan hal tersebut, Rekanita Gea menambahkan bahwa IPPNU di lingkungan pesantren akan menjadi ruang aman dan pemberdayaan bagi para santri putri untuk mengasah keterampilan lunak (soft skills), literasi, hingga kepemimpinan. Sinergi antara keilmuan agama yang didapat di pesantren dan keterampilan berorganisasi di IPNU IPPNU diyakini akan mencetak generasi muda NU yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga mandiri dan berdaya saing tinggi.
Pembentukan PKPP di Pondok Pesantren Bakti Bapak Emak Dusun Banjarsari ini sekaligus mempertegas komitmen PAC IPNU IPPNU Bareng dalam merawat basis tradisi intelektual pesantren. Pihak pengasuh dan pengelola pesantren turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif ini, seraya berharap kepengurusan yang baru terbentuk dapat langsung menyusun program kerja nyata yang berdampak positif pada pengembangan karakter santri. Dengan terpilihnya Rekan Adi dan Rekanita Gea, diharapkan pilar keterikatan antara santri, pesantren, dan organisasi Nahdlatul Ulama dapat semakin kokoh, membawa keberkahan, serta mencetak kader-kader pencerah yang siap berkontribusi bagi kemajuan agama, bangsa, dan negara di masa depan.