BARENG, JOMBANG | Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA) Kecamatan Bareng kembali menggelar kegiatan keagamaan rutinan yang sarat akan makna kebersamaan dan spiritualitas pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Berlokasi di Musholla Darussalam, Dusun Pakel, Desa Pakel, Kecamatan Bareng, acara ini berlangsung dengan penuh khidmat serta mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari warga masyarakat setempat. Agenda berkala ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi antar-kader Pemuda Ansor dan warga Nahdliyin, tetapi juga menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman keagamaan serta memperkuat komitmen kebangsaan. Kehadiran jamaah yang memadati area musholla sejak pagi hingga malam hari menegaskan komitmen umat dalam menjaga tradisi keislaman yang sejuk, ramah, dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan bernuansa religius ini diawali sejak Sabtu pagi melalui pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an dalam agenda Qotmil Quran serta prosesi kirim doa yang dipimpin secara khusyuk oleh Jam'iyyatul Qurra' wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) Kecamatan Bareng. Memasuki waktu malam, suasana keagamaan semakin semarak dan syahdu dengan dilaksanakannya pembacaan shalawat Maulid Diba' yang dibawakan oleh Forum Silaturrahim Muji Rosul (FOSMUS) Kecamatan Bareng. Acara malam puncak tersebut semakin istimewa dan memiliki bobot keorganisasian yang kuat dengan dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Ketua MWC NU Bareng, Ketua PAC GP Ansor Bareng, Ketua Ranting NU Desa Pakel, serta jajaran tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Pakel yang menyatu bersama warga.

Puncak acara diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh penceramah utama, Kyai Sungkono, yang mengupas tuntas tema tentang makna sejati dari keberadaan seorang manusia di muka bumi. Dalam pemaparannya yang menyejukkan, beliau menekankan pesan mendalam bahwa sebaik-baiknya manusia di hadapan Allah SWT dan sesama adalah mereka yang mampu memberikan manfaat nyata bagi orang lain. Kyai Sungkono mengingatkan agar setiap kader Rijalul Ansor dan warga NU tidak hanya fokus pada kesalehan ritual semata, tetapi juga mengimbangnya dengan kesalehan sosial. Menurutnya, keberadaan organisasi kepemudaan seperti Ansor harus bisa menjadi solusi atas berbagai dinamika sosial masyarakat, menebarkan kebaikan, serta membawa kemaslahatan yang seluas-luasnya bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan rutinan MDS RA Kecamatan Bareng ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para sesepuh agama setempat, memohon keselamatan, keberkahan, serta kedamaian bagi seluruh masyarakat Desa Pakel. Para pimpinan organisasi yang hadir berharap agar momentum keagamaan yang terstruktur dan rutin ini dapat terus dipertahankan sebagai benteng benteng moral kepemudaan dan syiar Islam Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang tercipta sepanjang acara diharapkan mampu terus membakar spirit para pemuda untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan membawa dampak positif, sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW dan kaidah keilmuan para ulama.